Kabupaten DOMPU adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kabupaten ini berada di bagian tengah Pulau Sumbawa. Wilayahnya seluas 2.321,55 km² dan jumlah penduduknya sekitar 200.000 jiwa. Seperti yang kita tahu pastinya akan ada adat=istiadat di setiap daerah masing-masing. nah, teman-teman ingin tahu tidak apa aja si adat-istiadat yang ada di kabupaten Dompu ini? ayok kita simak lebih lanjut
Adat istiadat adalah kebiasaan atau perilaku yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, dan menjadi ciri khas suatu daerah. Adat istiadat merupakan bagian dari budaya yang mencerminkan nilai, norma, tradisi, dan kebiasaan bersama suatu kelompok atau daerah.
ADAT-ISTIADAT YANG ADA DI DOMPU-NTB :
1. Upacara peta kapanca
Upacara ini merupakan bagian dari tradisi pernikahan yang disadur dari adat Bima. Upacara ini dilakukan sebelum akad nikah di rumah calon pengantin perempuan. Kegiatan utama dalam upacara ini adalah melumatkan daun pacar atau inai pada kuku calon pengantin perempuan.
2. Tradisi Ngaha Kawiri
Tradisi ini merupakan tradisi makan bubur yang dilakukan oleh anak-anak sebagai bentuk rasa syukur atas kebahagiaan, keselamatan, dan berharap dijauhkan dari musibah dan bencana. Biasanya anak-anak di lingkungan terdekat akan dipanggil untuk makan bersama-sama dengan duduk membentuk lingkaran.
3. Mbolo weki
Mbolo weki adalah tradisi turun temurun dari masyarakat Bima dan Dompu yang telah membudaya sejak lama. Selain untuk persiapan pernikahan, mbolo weki juga dilakukan untuk hajatan lain seperti acara doa sebelum berangkat haji, kematian, kelahiran dan sebagainya.
4. Tradisi soji
Tradisi yang awalnya dilakukan sebagai persembahan kepada leluhur dan makhluk halus. Tradisi ini dilakukan untuk menjaga agar roh leluhur tidak mengganggu prosesi pernikahan atau sunat.
5. Rimpu tembe nggoli
Rimpu adalah busana tradisional suku Bima dan Dompu di Nusa Tenggara Barat. Kata Rimpu berasal dari bahasa Mbojo yang berarti penutup kepala. Jadi, Rimpu adalah busana yang dikenakan wanita sebagai penutup kepala dan sebagian tubuh. Dalam budaya ini, Rimpu digunakan sebagai simbol kesopanan dan kehormatan perempuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar